Mengapa Double Accounting Jadi Masalah di Kredit Plastik dan Karbon?

Dalam beberapa tahun terakhir, kredit plastik dan kredit karbon muncul sebagai instrumen penting untuk membiayai transisi menuju ekonomi hijau. Perusahaan FMCG, pemerintah daerah, hingga investor global berlomba-lomba membeli kredit ini untuk memenuhi target EPR (Extended Producer Responsibility) maupun komitmen ESG.

Namun, ada satu masalah krusial yang bisa merusak seluruh sistem: double accounting.

Apa Itu Double Accounting?

Double accounting adalah kondisi di mana satu aksi pengurangan emisi atau daur ulang sampah diklaim lebih dari sekali oleh pihak berbeda. Misalnya:

  • 1 ton plastik didaur ulang oleh TPST → diklaim sebagai kredit plastik oleh pengelola.
  • Kredit yang sama kemudian juga diklaim oleh perusahaan FMCG yang bermitra.

Hasilnya, angka kredit jadi terduplikasi, padahal aksi nyatanya hanya satu.

Mengapa Ini Berbahaya?

  1. Merusak Kredibilitas
    Investor dan lembaga keuangan akan kehilangan kepercayaan jika kredit yang mereka beli ternyata dihitung ganda.
  2. Menghambat Green Finance
    Dana hijau hanya akan mengalir ke sistem yang transparan dan terverifikasi. Double accounting membuat pasar kredit karbon dan plastik Indonesia sulit diterima di tingkat global.
  3. Melemahkan Regulasi
    Jika data tidak tertelusur, pemenuhan kewajiban EPR atau target ESG perusahaan bisa dipertanyakan. Akibatnya, regulasi nasional tidak efektif.

Bagaimana Mencegahnya?

Sampah Watch menawarkan solusi melalui:

  • Traceability Data
    Setiap batch sampah memiliki identitas digital unik (komposisi, volume, lokasi, waktu).
  • QR Code Verification
    Dokumen resmi seperti Plastic Credit Issuance Report dan Carbon Emission Reduction Statement dapat diverifikasi publik.
  • Blockchain Smart Contract
    Tokenisasi batch sampah memastikan klaim kredit tidak bisa digandakan. Satu aksi = satu klaim sah.

Studi Kasus

Di TPST Babakan Sari Bandung, 0.083 ton plastik berhasil terkumpul dan diverifikasi sebagai 66 kredit plastik senilai Rp264.000. Karena setiap kredit punya QR code unik, kredit ini tidak bisa diklaim ulang oleh pihak lain.

Demikian pula, dari RDF yang dihasilkan, tercatat 0.9184 tCO₂eq emisi berhasil dihindari, terdokumentasi dalam Carbon Emission Reduction Statement. Data ini langsung terhubung dengan sistem, sehingga klaim ganda bisa dicegah.

Penutup

Double accounting bukan sekadar masalah teknis—ia adalah ancaman bagi kredibilitas pasar hijau Indonesia. Tanpa solusi, kredit plastik dan karbon hanya akan dipandang sebagai angka semu.

Dengan pendekatan digital dan blockchain, Sampah Watch memastikan setiap aksi lingkungan memiliki bukti tunggal yang kredibel. Inilah fondasi agar kredit plastik dan karbon benar-benar diakui, diperdagangkan, dan menarik dana hijau global.

Karena pada akhirnya, kepercayaan adalah mata uang utama dalam ekonomi hijau.

7 responses to “Mengapa Double Accounting Jadi Masalah di Kredit Plastik dan Karbon?”

  1. dragonhatchvn Avatar

    Dragonhatchvn looks interesting. I’m a sucker for those Asian-themed slots! Going to give them a spin later. Good luck to us all! dragonhatchvn

  2. game 188v Avatar
    game 188v

    Đội ngũ hỗ trợ khách hàng của đăng nhập 66b hoạt động 24/7 thông qua nhiều kênh liên lạc như live chat, email, và hotline. Điểm nổi bật là thời gian phản hồi trung bình chỉ 30 giây cho live chat và 2 giờ cho email – thuộc top đầu trong ngành.

  3. Binance美国注册 Avatar

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

  4. Binance推荐 Avatar

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

  5. jilimacao Avatar

    Volatility is key when I pick slots – higher risk can mean bigger rewards! It’s interesting to see platforms like jilimacao app casino using data to optimize the experience & offer insights. Smart gaming is the future! 🤔

  6. binance referans bonusu Avatar

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Articles & Posts